Thursday, December 29, 2011
Friday, December 23, 2011
Eksklusivitas
Tuh kan, yang namanya eksklusivitas berlaku bahkan di antara teman dekat.
Cek ini http://foxiii.blogspot.com/2011/12/iya-juga-sih.html
Labels:
opinions and thoughts
Thursday, December 22, 2011
Deadline
(Note to self)
Kids, always remember,
it is better to propose longer/extended deadline from the beginning then you finish your task earlier or in time,
than to propose a certain time of deadline but you make delays and finish the job late.
End of spare time.
Kids, always remember,
it is better to propose longer/extended deadline from the beginning then you finish your task earlier or in time,
than to propose a certain time of deadline but you make delays and finish the job late.
End of spare time.
Labels:
opinions and thoughts
Wednesday, December 14, 2011
Ulasan Film Akhir Pekan + Senin-Selasa : Fight Club, Sauna, Kaidan, Solaris
(written in Indonesian / インドネシア語で)
Tiba-tiba saja keinginanku untuk menonton film muncul lagi. Akhir pekan minggu lalu aku menghabiskan waktu luang dengan menonton berbagai film. Berikut ulasan mengenai film-film yang kutonton.
1. Fight Club (1999) - David Fincher
Pemeran utama : Brad Pitt, Edward Norton, Helena Bonham Carter
Telat banget baru nonton film ini sekarang. Sebenarnya aku sudah ingin nonton film ini sejak SD, tetapi malah nggak nonton-nonton sampai akhir minggu kemarin.
Film ini tentang seorang pria biasa saja (Edward Norton) yang mengalami stress dalam hidupnya. Dia insomnia. Kemudian ia memiliki hobi pergi ke acara sosial yang isinya penderita kanker, TBC, dan penyakit-penyakit berbahaya lainnya agar bisa ikut 'menangis' di sana (gara-gara itu dia pun jadi bisa tidur). Ia juga bertemu dengan Marla (Helena Bonham), gadis aneh liar (tampak seperti pelacur) yang kemudian seolah-olah seperti mengikutinya.
Hingga ia bertemu dengan Tyler Durden (Brad Pitt), seorang unik pembuat sabun yang karismatik dan agak gila. Kemudian si pria biasa saja ini kehilangan apartemennya dan ia pun tinggal bersama Tyler. Berawal dari berantem di depan sebuah bar, mereka kemudian mendirikan kelab berantem : Fight Club. Kelab ini kemudian semakin besar dan banyak pengikutnya. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kegiatan yang mereka lakukan semakin nggak benar. Tyler mulai anarkis dan melakukan rencana-rencana destruktif pada kotanya. Pria biasa itu pun berada di titik kebingungan yang sangat besar dan ia harus mencari tahu apa yang terjadi.
![]() |
| Klik untuk memperbesar gambar |
Hingga ia bertemu dengan Tyler Durden (Brad Pitt), seorang unik pembuat sabun yang karismatik dan agak gila. Kemudian si pria biasa saja ini kehilangan apartemennya dan ia pun tinggal bersama Tyler. Berawal dari berantem di depan sebuah bar, mereka kemudian mendirikan kelab berantem : Fight Club. Kelab ini kemudian semakin besar dan banyak pengikutnya. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kegiatan yang mereka lakukan semakin nggak benar. Tyler mulai anarkis dan melakukan rencana-rencana destruktif pada kotanya. Pria biasa itu pun berada di titik kebingungan yang sangat besar dan ia harus mencari tahu apa yang terjadi.
Plus : Dialog yang inspiratif dan menarik, KEKERASAN!, plot yang berputar-putar, PLOT TWIST!, dan cerita yang sangat menarik dan bertema dewasa.
Minus : Sedikit membingungkan jika tidak memperhatikan atau tidak biasa dengan film semacam ini, konten seks yang cukup eksplisit.
8.5/10
2. Sauna (2008) - Anti-Jussi Annila
Pemeran Utama : Ville Virtanen, Tommi Eronen
Film horror (? - Lebih ke drama psikologis sih) Finlandia berlatar waktu abad 16, pasca perang Swedia-Rusia; tentang dua kakak beradik yang merupakan seorang prajurit dan kartografer yang ditugaskan menyelesaikan masalah perbatasan dengan Rusia.
Mereka menemukan daerah rawa yang tidak tercantum di peta, yang juga tidak diketahui pihak Swedia dan Rusia, yang terdapat desa aneh dan sebuah bangunan kotak di tengah rawa yang disebut sebagai 'Sauna'. Hal-hal mulai menjadi semakin buruk setelah itu.
![]() |
| Klik untuk memperbesar gambar |
Film ini sangat indah! Sinematografinya menarik sekali untuk dilihat. Menampilkan alam Finlandia yang indah (tetapi dalam konteks kelam dan 'galau'). Sangat 'atmosferik' sekali. Sedikit mengingatkanku pada Noroi - The Curse digabung dengan film-filmnya Andrei Tarkovsky
Film mengenai manusia dan dosa. Meninggalkan kesan ambigu dan pertanyaan-pertanyaan.
Plus : Dialog yang inspiratif dan menarik, sinematografi yang sangat keren, suasana kelam dibangun melalui tempo yang lambat, momen seram yang sengaja dibuat sedikit tapi di waktu yang pas, ending yang WTF?
Minus : Terlalu singkat untuk horor semacam ini, Sauna yang merupakan fokus utama cerita malah jarang diekspos, dan mungkin kurang menarik bagi penonton horror yang penuh kejutan dan kaget-kagetan--karena ini horor tempo lambat dan 'atmosferik'
7.5/10
3. Kaidan / Kwaidan (Ghost Stories) (1965) - Masaki Kobayashi
Film drama horror Jepang tahun 1965 dengan sutradara Masaki Kobayashi ini memenangkan Special Jury Prize Cannes Fest. 1965 dan Academy Award 1966 untuk film asing terbaik.
Terdapat 4 cerita horror rakyat / tema tradisional Jepang : 'Rambut Hitam', 'Wanita Salju' (mbaknya serem ala suzana), 'Hoichi si 'tak bertelinga'', dan 'Di dalam secangkir teh'. Film ini cukup lama, hampir 3 jam.
Rambut hitam adalah mengenai seorang samurai muda yang menceraikan istrinya pada kondisi mereka yang miskin, kemudian bekerja di istana dan menikahi putri. Akan tetapi dia menyadari bahwa istri pertamanya lebih baik dari sang putri. Dia pun kembali menemui istri pertamanya dan saling nostalgia--yang kemudian ia dapati bahwa itu adalah mimpi buruk yang menyeramkan.
Cerita wanita salju mungkin paling sering terdengar di telinga. Tentang seorang pria muda penebang kayu yang terjebak di badai salju kemudian bertemu dengan siluman wanita cantik namun menyeramkan dan berkimono putih yang hampir membunuhnya. Hari-hari berlalu, dia bertemu dengan seorang wanita cantik yang ia temui di perjalanan yang kemudian dinikahinya. Akan tetapi, lambat laun sebuah fakta misterius pun terungkap.
![]() |
| Klik untuk memperbesar gambar |
Hoichi si tak bertelinga adalah cerita yang pualing artistik (dan lucu) yang aku tonton di film ini. Tidak terlalu menyeramkan tetapi indah. Di film ini dinyanyikan kisah perang Genji dengan Heike diiringi Biwa. Hoichi adalah seorang biksu muda yang buta. Suatu hari ketika ia menjaga kuil, ia didatangi arwah samurai yang memintanya bermain Biwa (alat musik dawai yang dipetik, tradisional Jepang) di 'dunia lain'. Biksu dan pendeta mulai resah karena ia selalu pergi malam-malam. Akhirnya ia diberi mantra/jimat penolak arwah agar ia tidak diculik oleh arwah samurai itu. Akan tetapi sebuah kekonyolan terjadi sehingga Hoichi terpaksa kehilangan telinganya.
Di Dalam Secangkir Teh merupakan film paling pendek. Suatu hari di zaman Meiji awal abad 20, seorang sastrawan menceritakan karangannya. Ia bercerita bahwa ada seorang penjaga kekaisaran yang suatu hari menemukan sesosok wajah (mukanya sangat psikopat. Seram) yang bukan dirinya, terpantul di cangkirnya. Orang yang memiliki wajah itu pun kemudian menghantuinya ketika ia menjaga, tetapi ia berhasil mengusirnya. Akan tetapi malapetaka pun terjadi setelah itu.
Meski ceritanya simpel, temponya lambat dan (lagi-lagi) 'atmosferik'. Indah dipandang, musiknya bagus, pencahayaannya teater banget, dan aku sudah bilang belum kalau temponya lambat?
Plus : Suasana yang menyeramkan, akting, kostum, make up, dan WAJAH pemeran yang mendukung (seram). musik dan tata suara yang sederhana namun artistik, sinematografi dan setting yang bagus
Minus : tempo terlalu lambat bagi yang tidak biasa, kurang cocok untuk penyuka horor penuh kejutan dan kaget-kagetan.
Btw, Masaki Kobayashi membuat film ini dalam 5 tahun.
8/10
4. Solaris / Солярис (Solyaris) (1972) - Andrei Tarkovsky
Pemeran Utama : Natalya Bondarchuk, Donatas Banionis , Jüri Järvet, Vladislav Dvorzhetsky
Agak susah menceritakan film-film karya Tarkovsky. Menonton filmnya seperti menonton sebuah pemikiran akan fenomena di dunia / filosofi yang kemudian dituliskan menjadi novel, kemudian novel itu diinterpretasikan seniman pada lukisan surreal, kemudian seorang sastrawan melihat lukisan itu dan kemudian membuatnya menjadi sebuah puisi, pada akhirnya puisi itu dibuat menjadi film. Kompleks.
(Ada beberapa orang yang mengatakan kalau menonton film-filmnya Tarkovsky adalah sebuah tantangan. (saking beratnya kalik ya?))
Film ini adalah film fiksi-ilmiah misteri dari Rusia. Hampir 3 Jam.
Film ini bukan fiksi-ilmiah pada umumnya yang penuh aksi dan alien, film ini lebih menitikberatkan pada penjelajahan pikiran dan perasaan manusia terhadap sains, cinta, dan kehidupan--melalui fenomena antariksa.
Seorang psikolog, Kelvin (Donatas Banionis) ditugaskan untuk membereskan masalah di sebuah planet bernama Solaris. Riset yang tidak kelar-kelar dan isu aneh yang muncul di planet itu diungkapkan oleh Burton (Vladislav Dvorzhetsky) yang kemudian dianggap 'gila' dan tidak dipercayai oleh ilmuwan lainnya di bumi. Kelvin sampai di Solaris tanpa disambut oleh 3 ilmuwan / kosmonot yang ada di stasiun angkasa Solaris. Ia mendapati salah satu ilmuwan mati. Dua ilmuwan lainnya bersikap sangat aneh. Kemudian suatu hari ia dipertemukan dengan sosok makhluk yang berwujud seperti istrinya, Khari (Natalya Bondarchuk) yang sudah mati 10 tahun lalu. Dia mengira itu halusinasi, tetapi ternyata bukan. Khari palsu itu bisa berinteraksi, dilihat, disentuh, dan berpikir. Akan tetapi khari palsu itu tidak memiliki semua memori Khari asli dan cara pikirnya berbeda.
Planet tersebut seperti memiliki anomali, yakni memproyeksikan salah satu bagian dari pikiran manusia menjadi nyata.
![]() |
| Klik untuk memperbesar gambar |
Film ini, seperti karya Tarkovsky lain yang kutonton (Stalker), menampilkan ciri khasnya, yakni adegan hening yang (terlalu) panjang nan 'atmosferik' (seperti danau yang disyuting lama, adegan terowongan yang panjang), terkesan 'medidatif', tak banyak musik, dan dialognya terasa garing. Tetapi film ini menampilkan dialog yang 'cerdas' (tapi garing) dan membuatku berpikir. Seperti "Shame—the feeling that will save mankind", "Whenever we show pity, we empty our souls.", dan sebagainya. DALEM.
Bisa dibilang ini dialog pemikiran yang kemudian dibikin film yang disesuaikan dengan tema tertentu, yakni Sci-fi.
Sepertinya aku akan menonton film ini sekali lagi.
Oh, ya, Natalya Bondarchuk cantik sekali.
7.5 / 10
(mbosenin tapi menarik (?))
Plus : BERAT, dialog dan makna cerita yang dalam, sinematografi yang indah, dan BERAT, dan Natalya Bondarchuk.
Minus : BERAT, terlalu lambat, dan aku yakin kalau tidak niat dan tidak biasa--pasti akan ngantuk (setidaknya untuk kali pertama nonton).
Tetapi ini masih lebih enteng dari Stalker.
Kalau tidak salah, film ini diremake tahun 2002 yang dimainkan oleh George Clooney. (katanya, meski yang main Clooney nan ganteng itu, remakenya tidak sebagus aslinya)
Aku KETAGIHAN filmnya Tarkovsky. Bakal kucari film yang lain dan kutonton. Tetapi sepertinya film berikutnya yang ingin kutonton adalah Sweeney Todd. haha.
End of Spare Time.
Sunday, December 11, 2011
Iya juga sih
Salah satu kebiasaan dan sifat paling buruk saya adalah,
saya terlalu menyukai eksklusivitas
tapi terlalu terbuka untuk disebut hipster. lol.
Lepas dari itu,
Sepertinya bakal nulis ulasan film deh. Akhir pekan ini kuhabiskan dengan menonton film.
End of Spare Time.
saya terlalu menyukai eksklusivitas
tapi terlalu terbuka untuk disebut hipster. lol.
Lepas dari itu,
Sepertinya bakal nulis ulasan film deh. Akhir pekan ini kuhabiskan dengan menonton film.
End of Spare Time.
Saturday, December 10, 2011
Yesterday
Kids, let me tell you something: keep an open mind but stay on your feet.
People can get annoying and trolling (not in a funny way)--or you might be the one who's not in your feet. not sure.
Yesterday I had really serious problem with my brains--or certain people--or--
well, not sure though. But because I'm really unsure with what happened yesterday,
I think memes best describing what I feel yesterday.
Basically, I woke up with many stuffs inside my head yesterday. My brain is overloaded with random questions and I just can't stop it questioning things.
Then I met several 'certain people' (they are not my bestfriends). Talk certain things. and uh well not sure what happened next. What I really remember is my brain was seriously overloaded yesterday.
Not sure if it's because of these certain people, or just me.
So, I never enjoyed writing explicitly hate rants of other people in my blog, it's just as low as gossiping in real life (which ironically, I do it sometimes).
eh, anyway,
here's what happened in order :
End of Spare Time.
People can get annoying and trolling (not in a funny way)--or you might be the one who's not in your feet. not sure.
Yesterday I had really serious problem with my brains--or certain people--or--
well, not sure though. But because I'm really unsure with what happened yesterday,
I think memes best describing what I feel yesterday.
Basically, I woke up with many stuffs inside my head yesterday. My brain is overloaded with random questions and I just can't stop it questioning things.
Then I met several 'certain people' (they are not my bestfriends). Talk certain things. and uh well not sure what happened next. What I really remember is my brain was seriously overloaded yesterday.
Not sure if it's because of these certain people, or just me.
So, I never enjoyed writing explicitly hate rants of other people in my blog, it's just as low as gossiping in real life (which ironically, I do it sometimes).
eh, anyway,
here's what happened in order :
I wasn't on my feet.
It was an awfully strange day (in bad way) yesterday, despite in the end I had a really nice ramen dinner and good sleep.End of Spare Time.
Thursday, December 8, 2011
Blog Reading
Do you actually read those blogs you followed?
Well, I do.
(but for some reasons, several updated blogs I read aren't uptodate in the blogger reading list. Blogger error perhaps. Know any fix?)
End of Spare Time.
P.S. Comments are encouraged if you read this post.
Well, I do.
(but for some reasons, several updated blogs I read aren't uptodate in the blogger reading list. Blogger error perhaps. Know any fix?)
End of Spare Time.
P.S. Comments are encouraged if you read this post.
Labels:
opinions and thoughts
Wednesday, December 7, 2011
Nikah?
I'll just put it here just in case I forgot :
http://pastesite.com/29112
http://pastesite.com/29112
Labels:
opinions and thoughts
Note to Self : Be Kind, Be Kind, Be Kind
![]() |
| Source : http://www.flickr.com/photos/wokeupdown/5493351164/ |
Should I stop being the bad guy?
End of Spare Time.
Soon
Soon you'll learn that you're actually on your own.
You can't blame others, you can't blame the world.
Friends, families, partner, lover, foes, and other people
are just another 'own'-'lone' 'individual's who happens to be near you in terms of location.
You must fight for yourself.
They might help, and you might help them,
but it will all be back
to yourself.
Soon.
You can't blame others, you can't blame the world.
Friends, families, partner, lover, foes, and other people
are just another 'own'-'lone' 'individual's who happens to be near you in terms of location.
You must fight for yourself.
They might help, and you might help them,
but it will all be back
to yourself.
Soon.
Labels:
opinions and thoughts
Saturday, December 3, 2011
Krupuk : Sebuah Introspeksi
Di Indonesia, krupuk seringkali menjadi kudapan pelengkap makan. Entah untuk masakan berkuah seperti soto atau sop, ataupun untuk masakan tidak berkuah lainnya.
Tetapi tidak sedikit orang Indonesia yang menggemari krupuk sebagai kudapan independen, maksudnya berdiri sendiri tanpa mengiringi makanan lainnya.
Saya baru menyadari hari ini bahwa ilmu yang saya pelajari saat ini sebenarnya adalah kudapan untuk saya. Enak sih, tapi sepertinya tidak akan pernah menjadi santapan utama saya. Bahasa Jepang sepertinya lebih cocok menjadi hobi saya, dan saya sepertinya terlalu lama berkutat di hobi sampai-sampai saya tidak menyadari yang saya inginkan bukan berkutat dengan hobi ini terus. (Meski di sisi lain, saya agak sulit mendapatkan pendidikan formal di santapan utama saya, seni rupa, karena masalah biologis.)
Di sisi lainnya, saya selama 3 tahun terakhir terlalu idealis. TERLALU IDEALIS dalam santapan utama saya sampai-sampai saya tidak menyadari kalau saya itu belum jadi apa-apa, masih dalam taraf belajar hal-hal dasar, dan belum pantas untuk menjadi idealis--bahkan dalam belajar sekalipun.
Besok adalah Nihongo Noryoku Shiken, ujian kemampuan bahasa Jepang. Saya mengikuti tingkat N2 yang tergolong susah. Dua bulan yang lalu saya belajar cukup giat ; seminggu beberapa kali membaca dan latihan soal. Tetapi sebulan terakhir ini saya seperti kehilangan keinginan untuk menyukseskan N2 ini. Kurang yakin juga apa karena ditinggal TTMku ke Jepang selama hampir dua bulan, atau karena aku excited dengan Cloud Street, paraparanoid, dan game development rahasia-ku dengan sahabat SD-ku. Saya cuma belajar ketika waktu senggang atau sembari menunggu suatu hal.
Saya sih nggak akan kecewa dan, menyebut dengan istilah populer zaman sekarang, galau jika gagal. Tetapi kok ya sayang juga gitu kalau gagal, tetapi kalau mau mati-matian kok ya merasa banyak hal yang lebih penting gitu untuk masa depannya.
Saya baru menyadari bahwa saya terlalu lama mengudap krupuk sampai-sampai saya eneg dan baru sadar kalau saya lebih baik makan nasi, kentang, daging, sayur dan makanan 'utama' lainnya. Seharusnya bahasa Jepang itu yang menjadi hobi saya di waktu senggang, bukan menggambar.
Tapi sepertinya masih ada kesempatan mendapatkan krupuk spesial di awal tahun depan. Kurasa tak ada salahnya saya mencoba mengudapnya lagi.
dan saya tidak pernah menyesal mengudap krupuk terlalu lama hingga sekarang. Enak kok.
analogi yang aneh.
Tetapi tidak sedikit orang Indonesia yang menggemari krupuk sebagai kudapan independen, maksudnya berdiri sendiri tanpa mengiringi makanan lainnya.
Saya baru menyadari hari ini bahwa ilmu yang saya pelajari saat ini sebenarnya adalah kudapan untuk saya. Enak sih, tapi sepertinya tidak akan pernah menjadi santapan utama saya. Bahasa Jepang sepertinya lebih cocok menjadi hobi saya, dan saya sepertinya terlalu lama berkutat di hobi sampai-sampai saya tidak menyadari yang saya inginkan bukan berkutat dengan hobi ini terus. (Meski di sisi lain, saya agak sulit mendapatkan pendidikan formal di santapan utama saya, seni rupa, karena masalah biologis.)
Di sisi lainnya, saya selama 3 tahun terakhir terlalu idealis. TERLALU IDEALIS dalam santapan utama saya sampai-sampai saya tidak menyadari kalau saya itu belum jadi apa-apa, masih dalam taraf belajar hal-hal dasar, dan belum pantas untuk menjadi idealis--bahkan dalam belajar sekalipun.
Besok adalah Nihongo Noryoku Shiken, ujian kemampuan bahasa Jepang. Saya mengikuti tingkat N2 yang tergolong susah. Dua bulan yang lalu saya belajar cukup giat ; seminggu beberapa kali membaca dan latihan soal. Tetapi sebulan terakhir ini saya seperti kehilangan keinginan untuk menyukseskan N2 ini. Kurang yakin juga apa karena ditinggal TTMku ke Jepang selama hampir dua bulan, atau karena aku excited dengan Cloud Street, paraparanoid, dan game development rahasia-ku dengan sahabat SD-ku. Saya cuma belajar ketika waktu senggang atau sembari menunggu suatu hal.
Saya sih nggak akan kecewa dan, menyebut dengan istilah populer zaman sekarang, galau jika gagal. Tetapi kok ya sayang juga gitu kalau gagal, tetapi kalau mau mati-matian kok ya merasa banyak hal yang lebih penting gitu untuk masa depannya.
Saya baru menyadari bahwa saya terlalu lama mengudap krupuk sampai-sampai saya eneg dan baru sadar kalau saya lebih baik makan nasi, kentang, daging, sayur dan makanan 'utama' lainnya. Seharusnya bahasa Jepang itu yang menjadi hobi saya di waktu senggang, bukan menggambar.
Tapi sepertinya masih ada kesempatan mendapatkan krupuk spesial di awal tahun depan. Kurasa tak ada salahnya saya mencoba mengudapnya lagi.
dan saya tidak pernah menyesal mengudap krupuk terlalu lama hingga sekarang. Enak kok.
analogi yang aneh.
Labels:
days,
opinions and thoughts
Subscribe to:
Posts (Atom)
















